•  

Video Terbaru


Selasa, 30 April 2013 - 08:46:03 WIB
Kumpulan Pertanyaan Tentang Puasa DAUD
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Agama - Dibaca: 403 kali

RANGKUMAN PERTANYAAN PENCITA SUNNAH DAUD

M. HAMDANI,AMKep, SKM, M.Kes (Biomed)

Ketua Komunitas Sunnah Daud Sunnah Sumatera Selatan

 

Secretariat : Jl. Banten 4 Silaberanti SU I/ 16 Ulu SU II Palembang web www.assanadiyah.ac.id

SMS (0711) 790 8 790

 

Sebelumnya saya mohon dima’afkan, pertanyaannya sedikit kami edit agar tidak ada kata ustad di sana. Nggak enak. Karena kata ustad itu kalau di Timur Tengah adalah merupakan gelar tertinggi yang kalau di negara kita setara dengan gelar profesor. kami belum nyampek segitu, baik amal dan pengetahuannya, Kemudian ada beberapa pertanyaan yang digabung dengan pertanyaan lain sehingga tidak terulang, semoga berkenan. Perlu kami sampaikan juga bahwa tujuan KOMUNITAS SUNNAH DAUD tampil di TRIBUN mozaik islam ini semata sebagai media KOMUNIKASI dan SYIAR ISLAM agar Sunnah Nabi tetap hidup bukan sebatas penegetahuan saja, melainkan pengamalannya juga, sehingga Islam sebagai Rahmatanlilalamiin bukan hanya sebagai selogan, mari kita bersama mengamalkan sunnah Nabi Muhammad Saw. Info Sunnah Daud Juga dapat dilihat di website www.assanadiyah.ac.id

 

1.         Mohon lafal do’a nabi daud ?. …

Dari Abu Darda ra berkata, Rasulullah SAW bersabda : Adalah diantara do’a Nabi Daud as yaitu “ Allahumma inni asaluka hubbaka wa hubba man yuhibbuka wal ‘amala aladzi yubalighuni ilaa hubbika. Allahummaj’al habbaka ahabbu ilayya min nafsii wa ahlii waminal maail baarid “ (Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kecintaanMU dan kecintaan orang2 yang mencintaiMU dan amal yang menyampaikanku pada cintaMU. YA allah, jadikanlah kecintaanku kepadaMU lebih aku cintai daripada diriku, keluargaku dan air yang sejuk/dingin (harta). (HR Tirmidzi)”.


Do’a diatas sangat baik untuk diamalkan sehari-hari. Sehingga kita bisa menyadari hakikat kecintaan pada sesuatu, dan mempunyai tolak ukur sebagai parameter bahwa kecintaan itu tidak akan menandingi cinta kita pada Yang Maha CintaNya, Allah Jalla wa A’laa.

 

2.         Lebih utama mana antara puasa Senin-Kamis yang merupakan sunnah Rasul dan puasa Nabi Daud ?

Kalau memang kuat melakukan puasa Daud, lakukanlah karena puasa nabi daud disunnahkan oleh Nabi Muhammad Saw. Jadi puasa sunnah nabi daud itu hanya penamaan saja, sesungguhnya sama dengan puasa senin dan kamis yang juga disunnahkan oleh nabi Muhammad Saw.

 

Imam Bukhari meriwayatkan sebuah Hadist tentang puasa Daud ini yang artinya, "...puasalah sebaik-baik puasa, puasanya Daud! Dia berpuasa sehari dan berbuka sehari...".


Imam Muslim dalam kitabnya juga meriwayatkan sebuah Hadist yang artinya, "Puasa yang paling disukai Allah adalah puasanya Daud as.: ia berpuasa sehari dan berbuka sehari. Dan salat yang paling disukai Allah adalah salatnya Daud; ia tidur separoh malam, beribadah sepertiga malam, dan tidur lagi seperenamnya."


jadi mana yang lebih utama antara Puasa Senin-Kamis dan Puasa Daud ?. …

Dalam hal ini, persoalannya bukan sekedar amalan mana yang lebih utama, tapi lebih ke personal yang melakukannya: mampu atau tidak. Bagi orang yang mampu tentu ia lebih banyak memperoleh pahala. Seperti hadis Nabi saw. -riwayat Muslim- kepada Sayidah Aisyah "Pahalamu tergantung pada kesungguhanmu". (Hadis ini telah menjadi dasar terbentuknya sebuah kaidah fikih: "maa kaana aktsaru fi'lan kaana aktsaru fadhlan", artinya "Semakin sungguh-sungguh suatu ibadah dilakukan maka semakin besar fadhilah/pahalanya".) Kesungguhan di sini meliputi dua hal: kualitas dan kuantitas. Jadi semakin bagus kualitas dan kuantitasnya, semakin besar pahalanya.

 

3.         Apakah orang yang berpuasa Daud tidak bisa/tidak perlu melaksanakan puasa sunah lainnya ?. … Kalau boleh melaksanakan puasa sunah lainnya, bagaimana pelaksanaannya ?. … Puasa daud kan sehari puasa, sehari berbuka. tapi kalo mau melaksanakan puasa sunah lainnya berarti dalam beberapa hari berpuasa terus menerus.

 

Sesungguhnya puasa Dawud adalah puasa yang terbaik dari sisi syari’at dan fadlilah. Dikatakan sebagai puasa terbaik dari sisi syari’at karena puasa ini adalah puasa terpanjang dan terlama yang ada dasar hukum dan legalitasnya dari Rasulullah Saw. Dan dikatakan sebagai puasa yang terbaik dari sisi fadlilahnya berdasakan sabda-sabda Rasulullah Saw sendiri ketika menjelaskan keutamaan puasa ini. Contohnya seperti hadits di bawah ini :

 

عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ قَالَ لِى عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو أَنْكَحَنِى أَبِى امْرَأَةً ذَاتَ حَسَبٍ فَكَانَ يَأْتِيهَا فَيَسْأَلُهَا عَنْ بَعْلِهَا فَقَالَتْ نِعْمَ الرَّجُلُ مِنْ رَجُلٍ لَمْ يَطَأْ لَنَا فِرَاشًا وَلَمْ يُفَتِّشْ لَنَا كَنَفًا مُنْذُ أَتَيْنَاهُ. فَذَكَرَ ذَلِكَ لِلنَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ « ائْتِنِى بِهِ ». فَأَتَيْتُهُ مَعَهُ فَقَالَ « كَيْفَ تَصُومُ ». قُلْتُ كُلَّ يَوْمٍ. قَالَ « صُمْ مِنْ كُلِّ جُمُعَةٍ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ ». قُلْتُ إِنِّى أُطِيقُ أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ. قَالَ « صُمْ يَوْمَيْنِ وَأَفْطِرْ يَوْمًا ». قَالَ إِنِّى أُطِيقُ أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ. قَالَ « صُمْ أَفْضَلَ الصِّيَامِ صِيَامَ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ صَوْمُ يَوْمٍ وَفِطْرُ يَوْمٍ

 

Diriwayakan dari Mujahid bahwa dia berkata: “Abdullah bin Amru berkata kepadaku : “Ayahku menkahkanku dengan seorang perempuan dari keturunan yang baik”. Maka dia (Mujahid) datang kepada istrinya dan bertanya kepadanya tentang suaminya. Maka perempuan itu berkata: “Sebaik-baik laki-laki adalah seseorang yang tidak pernah menyentuh tempat tidur dan tidak pernah mencari jamban sejak dia datang kepada kami”. Maka diceritakanlah hal itu kepada Rasulullah Saw, maka dia berkata : “Datanglah besama dengannya”. Maka saya datang bersama dengannya. Maka dia berkata : “Bagimanakah kamu berpuasa ?”. Maka aku berkata : “Setiap hari”. Maka dia berkata : “Puasalah tiga hari setiap minggu”. Aku berkata : “Aku mampu lebih dari itu”. Dia berkata : “Berpuasalah dua hari dan berbukalah satu hari”. Dia berkata : “Aku mampu lebih dari itu”. Rasulullah Saw berkata : “Berpuasalah dengan puasa yang terbaik, yaitu puasa Nabi Dawud ‘alaihis salam, yaitu puasa sehari dan berbuka satu hari”. (HR Nasa’I, IV/209, no. 2389. Al Albani berkata : “Shahih”).

 

Hadits ini tegas mengatakan bahwa puasa Dawud adalah puasa yang terbaik. Tidak ada yang lebih baik dari puasa jenis ini. Di samping hadits ini masih banyak hadits-hadits yang lain yang menyatakan bahwa puasa ini adalah puasa terbaik. Nah, dalam mempraktekkan puasa jenis ini seorang muslim harus memperhatikan hadits-hadits dan hukum-hukum agama yang lainnya.

Misalnya ketika memasuki Bulan Ramadlan, maka dengan pasti dia tidak mungkin dapat melakukan puasa Dawud, karena dia harus berpuasa Ramadlan yang hukumnya fardlu dan tidak boleh berniat dengan puasa yang lainnya, baik yang sunnah maupun yang fardlu yang lainnya, seperti puasa nadzar.

 

Ketika memasuki hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa, sudah dengan pasti dia sama sekali tidak boleh melaksanakan puasa pada hari itu, seperti dua hari raya dan hari-hari tasyriq. Dia harus meninggalkan puasa pada hari-hari itu. Dia tidak boleh berpuasa dengan alasan melaksanakan puasa Dawud.

 

Ketika melaksanakan ibadah haji, maka pada hari Arafah dia justru disunnahkan untuk tidak berpuasa ketika sedang melaksanakan wukuf di Arafah. Mengapa ? Karena itulah petunjuk Rasulullah Saw dan itulah yang dilakukan oleh Rasulullah Saw ketika beliau melaksanakan ibadah haji. Tidak karena berprinsip melaksanakan puasa Dawud, kemudian dia tetap berpuasa pada hari itu, karena hari itu adalah pas hari giliran untuk bepuasa bagianya.

 

Nah, karena secara teori puasa daud adalah puasa yang terbaik, maka tidak apa-apa baginya jika tidak berpuasa pada hari-hari yang disunnahkan yang lainnya, seperti puasa hari senin dan kamis, puasa hari Arafah, Hari ‘Asyura’ dan lain-lain. Karena dia telah melakukan yang terbaik, maka puasa Daud baginya telah mencukupi semua puasa sunnah yang lainnya. Itu makna puasa Daud sebagai puasa yang terbaik. Tetapi jika orang yang melaksanakan puasa daud itu berkeinginan untuk melaksankan puasa sunnah yang bersifat insidentil yang lainnya, seperti puasa Arafah atau puasa Asyura’, maka tidak ada dalil yang melarangnya. Dia tetap diperkenankan untuk melaksanakan puasa pada hari-hari tersebut.

 

4.         Apakah benar batasan minimal melaksanakan puasa Daud itu 40 hari ?. … Lalu bagaimana kalau ditengah-tengah itu terhalang tidak bisa melaksanakan puasa ?. … Dan bagaimana menyambungnya ?. …

 

Sepengetahuan saya, belumpernah saya mendengar atau membaca bahwa Syarat puasa daud itu harus dilaksanakan minimal 40 hari, Yang ada adalah bahwa puasa jenis ini adalah sebuah puasa yang dibiasakan oleh seseorang muslim sepanjang hidupnya, dengan memperhatikan petunjuk-petunjuk Rasulullah Saw dan hukum-hukum agama yang lainnya.

 

Kemudian seseorang yang sudah menjalankan puasa daud, apakah boleh memutusnya dan meninggalkannya suatu saat ?. Boleh, seperti ibadah-ibadah sunnah yang lainnya. Seperti jika dia berhalangan, karena bepergian atau sakit atau karena kepentingan yang lainnya. Maka dia boleh menyetop puasanya tanpa ada kewajiban mengqodlo’nya, karena ini adalah ibadah sunnah.

 

5.         Mohon penjelasan Hadist Qudsi H. R. Ath-Tabrani, 2 jum’at kemaren ?. …

Mungkin hadist Qudsi yang dimaksud adalah, artinya “Hambaku yang selalu mendekatkan diri kepada-Ku dengan mengerjakan amalan-amalan sunnah (nawafil) sehingga aku menyukainya, maka Aku (Allah Swt) menjadi pendengarannya saat ia mendengarkan, menjadi penglihatannya saat ia memandang, menjadi lisannya saat berbicara dan menjadi hatinya saat ia berfikir. Apabila ia menyeru (memohon) kepada-Ku, aku (Allah Swt) menjawabnya. Bila ia meminta pertolongan, Kuberikan pertolongan kepadanya. Dan pengabdiannya kepada-Ku yang paling ku senangi ialah kesungguhannya hanya untuk-Ku.” (H. R. Ath-Tabrani).

 

Subhanallah, mendengar hadist tersebut tak kuasa kami mengupasnya lebih dalam, tetapi secara tersurat dapat kita pahami bersama, ya… itulah janji Allah Swt kepada orang-orang yang selalu mendawamkan/ istiqomah dalam menjalankan Ibadan sunnah, baik puasa ataupun sholat, apalagi ibadah sunnah yang dikerjakan ibadah sunnah yang disukai Allah Swt seperti Puasa daud dan sholat malam, dengan tidak berniat sombong, maka itulah yang kami rasakan dan Semoga demikian yang dirasakan oleh pencinta sunnah Nabi Muhammad Saw lainnya.

 

6.         Kapan ada pengajian sunnah daud ?. …

Pengajian sunnah daud dilaksanakan setiap 1 bulan sekali, tapi pada dasarnya setiap hari boleh berkonsultasi, mengingat kesibukan, maka disarankan sebelum datang ke secretariat mohon buat janji melalui sms ke 0711 790 8 790. Pengajian sunnah daud bulan mei 2013 insyaallah akan diadakan pada hari sabtu, tanggal 18 mei 2013 pukul 18.30 ba’da magrib, bagi yang berpuasa kami sediakan makanan untuk berbuka.

 

 



69 Komentar :

Pengobatan Asam Lambung
09 Mei 2013 - 08:45:58 WIB

makasih infonya gan :)
obat kanker serviks
10 Mei 2013 - 09:23:20 WIB

terimakasih banyak infonya. . .
Obat Kanker Payudara
11 Mei 2013 - 14:35:55 WIB

Thanks untuk infonya
obat maag kronis
11 Mei 2013 - 14:41:01 WIB

nice info..
obat tradisional jantung koroner
13 Mei 2013 - 15:50:37 WIB

terimakasih banyak infonya. . .
Electrical Contractor Seattle
15 Mei 2013 - 13:42:50 WIB

very very nice gan,semua yang dihadirkan website ini sangat menarik .. terima kasih ya pa admin, update terus berita yang lebih bermanfaat lagi ..
obat kanker kelenjar getah bening
16 Mei 2013 - 13:42:51 WIB

Terimakasih banyak artikelnya. . .
tips pengobatan kanker serviks
17 Mei 2013 - 11:00:54 WIB

Terimakasih banyak infonya. . .
Wholesale Real Estate Investing
20 Mei 2013 - 06:19:43 WIB

selamat pagi kawan..!! awali hari dengan penuh semangat dan terus semangat tetap berkontribusi bagi bangsa dan negeri ini..
Solution Under Cabinet Lighting
24 Mei 2013 - 08:49:19 WIB

salut untuk website ini,banyak informasi yang penuh ilmu dan wawasan..thanks pak admin,ditunggu berita terbrunya..
<< First | < Prev | 1 | 2 | 3 | 4 | ... | 7 | Next > | Last >>

Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)